VIRUS

umumnya virus dapat dibagi menjadi bentuk helical dan ikosohedral.Virus yang berbentuk ulir misalnya tobacco Mozaik virus. Bentuk umum virus yaitu ikosohedral dimana terdapat struktur yang tersusun atas 20 bentuk segitiga.

Virus terdiri dari kapsid dan asam nukleat. Selubung atau kapsid tersusun atas protein,sedangkan protein yang menyusun virus disebut kapsomer. Asam nukleat yang menyusun virus umumnya hanya satu untaian namun pada virus influenza terdapat 6-8 untaian.Setiap untaian mengandung 3500-600000 nukleotida.

Virus memiliki asam nukleat yang bervariasi ada yang memiliki DNA tunggal berpilin Maupun RNA. Pada RNA ada yang berupa rantai tunggal dan ada yang berantai ganda.

Virus tidak dapat hidup bebas melainkan harus berada di dalam sel mahkluk hidup yang lain. Mahluk hidup yang diserang virus misalnya Manusia, hewan, tumbuhan.

 

REPRODUKSI VIRUS

Ada dua daur reproduksi virus yaitu daur litik dan daur lisiogenik

Daur litik

1)      Adsorbsi: pada saat ini ekor virus melekat pada permukaan dinding sel. Virus mengeluarkan enzim lizozim guna membentuk lubang pada dinding sel bakteri atau inang.

2)      Fase Injeksi: Dimana kapsid virus memompa asam nukleat ke dalam sel inangnya apabila sudah habis kapsid kosong dan tidak berfungsi lagi

3)      Fase Sintesis : karena virus tidak bisa melakukan biosintesis sendiri maka virus menghancurkan Dna dari bakteri kemudian DNA dari virus mereplikasi dirinya berkali kali. Selanjutnya DNA virus melakukan sintesis protein Virus Yang akan dijadikan kapsid.

4)      Fase perakitan:Kapsid dari virus yang sebelumnya terpisah antara kepala.ekor dan serabut ekor kemudian dirakit kembali menjadi virus yang seutuhnya

5)      Fase litik: Dimana pada saat ini virus mengeluarkan enzim lizozim untuk melobangi dinding sel. Dinding sel bakteri hancur dan sel bakteri mengalami lisis atau pecah

Daur  Lisiogenik

Pada fase ini sama dengan yang diatas melainkan ditambahkan fase penggabungan dan fase pembelahan Pada No 3 Dan no 4.